Review Film The Fifth Estate - Kom. Media Baru
REVIEW
FILM THE FIFTH ESTATE

The
Fifth Estate adalah film bergenre thriller-biographical yang dirilis pada 18
Oktober 2013 di Amerika Serikat (AS). Disutradarai Bill Condon, sosok yang
menghantarkan beberapa film seperti Candyman: Farewell to the Flesh, Kinsey,
The Twilight Saga, Mr. Holmes, dll. Diproduseri oleh Steve Golin, Brad Dorros,
dan Michael Sugar. Film ini terinspirasi dari kisah nyata Julian Assange dan
Daniel Domscheit-Berg. The Fifth Estate diangkat dari tulisan Daniel
Domscheit-Berg berjudul Inside WikiLeaks. Artikel ini telah tayang di
Tribunstyle.com dengan judul Sinopsis The Fifth Estate - Kisah Pendiri Situs
Kontroversial WikiLeaks,
Sumber:
The fifth estate menceritakan film
tentang sebuah situs media yang memungkinkan masyarakat mengungkapkan opini
mereka tentang keresahan mereka di negara mereka sendiri. Dua pendiri WikiLeaks
yang bernama Julian Assange yang merupakan hacker dan seorang jurnalis yang
bernama Daniel Domscheit-Berg. Daniel mempunyai ketertarikan langsung dengan
sebuah hal yang berbasis online sampai – sampai ia selalu mencari Julian untuk
bertemu dan membicarakan WikiLeaks tersebut. Suatu ketika Daniel dan Julian
pergi ke satu tempat seperti bazaar dan kebetulan Daniel bertemu dengan Julian
di tempat itu. Daniel melihat Julian sedang berbicara kepada seseorang yang
menjaga booth seperti memperkenalkan apa itu WikiLeaks. Julian membuka omongan
di depan orang – orang seperti layaknya sedang seminar tetapi orangnya hanya
hitungan jari saja. Julian membicarakan tentang WikiLeaks, dia mencoba
memperkenalkan apa itu WikiLeaks agar orang – orang mempunyai mindset terhadap
WikiLeaks itu sangat membantu mereka.
Selesainya Julian berbicara di
ruangan auditorium dan dilihat orang – orang, akhirnya Julian dan Daniels
bergegas untuk pergi dari tempat itu dan memberikan Daniel sebuah barang
seperti FlashDisk untuk dipercayakan kepada Daniel untuk melaksanakan rencana
yang sudah direncanakan sebelumnya pada saat bergegas pulang.
Daniel dan Julian akhirnya pergi ke
sebuah tempat terdapat kubahnya dan mereka membicarakan tentang latar belakang
mereka masing – masing dan pada akhirnya mereka pergi ke suatu tempat seperti
bar yang bernama Tacheles. Mereka memulai untuk menjalankan pekerjaan dan mulai
chatting melalui personal computer mereka masing – masing terkait membicarakan
sebuah kerjaan yang akan mereka kerjakan. Julian membicarakan melalui sebuah
fitur chat di PC nya membicarakan tentang sebuah dokumen sensitif dan Julian
juga mempunyai pernyataan bahwasanya, saat Julian berumur 20, Julian membuat
sebuah Rubberhouse, yaitu teknologi
yang bisa menyembunyikan informasi sensitif. Di bar, mereka membicarakan
tentang Julius Baer, yaitu Bank yang ada di Switzerland. Rencana Julian dan Daniel terkait tentang
Bank besar yang ada di negara Switzerland. Mereka ingin mengulik lebih dalam
kasus tentang apakah ada salah satu pekerja di sana yang melakukan aksi
korupsi.
Daniel dipercayai oleh Julian untuk
memverifikasi bahwasanya daftar pegawai yang bekerja di Switzerland Bank itu
benar – benar nyata. Daniel pergi ke sebuah stasiun kereta untuk membicarakan
dan ingin mendapatkan data dari seseorang yang Daniel tidak tahu namanya. Pada
saat itu Julian sedang di Kenya. Akhirnya mereka berdua bertemu kembali disalah
satu bar dan mereka mengerjakan projek yang mereka rencanakan. Akhirnya projek
yang mereka kerjakan diterima oleh hakim dan mereka berhasil menurunkan
beberapa milliar dolar dari bank tersebut hingga merayakannya dengan Julian,
Bellman dan Jay Lim.
Daniel dan Julian merasa WikiLeaks
turun kembali, dan Julian menyarankan untuk menambahkan server baru di setiap
sudut kota. Akhirnya mereka berdua pergi untuk menambah server baru dengan
prinsip yang dikatakan Julian agar dunia mendapatkan berita secara gratis. Daniel
pada saat itu pulang menemui pacarnya yang bernama Anke, pada saat mereka
berdua berbincang tiba – tiba Julian datang ke apartmen milik Daniel. Daniel
akhirnya berkonflik dengan Anke akibat Anke tidak suka pada Julian dan Anke
ingin Daniel berhenti dari pekerjaan bersama Julian. Ketika pagi salah satu
yang dianggap Julian adalah juru bicara barunya mengkomunikasikan bahwasanya
WikiLeaks sebuah situs yang sangat membantu. Di lain hal dua orang di Kenya
tewas ditembak oleh orang tidak dikenal berpakaian tertutup dengan menggunakan
motor. Julian sangat kesal mendengarnya karena mereka adalah teman Julian.
Sarah dan sam melakukan face time untuk membicarakan terkait WikiLeaks yang
sudah merajalela terkait pemberitaan yang digencarkan oleh WikiLeaks. Sarah
kesal dengan Sam bahwasanya informasi yang diserap oleh WikiLeaks dengan mudah
dan cepat tanpa adanya penanganan lebih terkait WikiLeaks yang sudah
merajalela. Julian dan Daniel mengadakan sebuah seminar lagi tentang WikiLeaks
dan memperkenalkan bahwasanya WikiLeaks tidak seburuk yang dipandang sebelah
mata bahkan mencoba untuk membuka mindset
orang – orang yang datang pada seminar tersebut. Setelah selesai seminar
diadakan, akhirnya Daniel memperkenalkan Julian kepada orang tua dari Daniel.
Julian sempat diajak makan malam bareng, tetapi Julian merasa aneh dan tidak
menikmati akhirnya Julian memilih untuk pergi dari rumah Daniel.
Kejadian di hari itu sangat aneh
bahwasanya Daniel mencoba menemui Julian di sebuah bar yang sering mereka
gunakan untuk bertemu dan bekerja. Seketika Julian secara tidak langsung
memecat Daniel dan bertemu dengan sukarelawan yang baru yang bernama Zuggy di
bar tersebut. Daniel pergi dengan ekspresi wajah yang sangat kesal. Daniel saat
itu mempertemukan diri kembali kepada Anke. Lalu pada malam hari tiba – tiba
merasa aneh saat berbicara dengan salah satu pembawa acara seminar yang baru
saja di ikuti oleh Julian sendiri. Lalu, saat berbicara Julian merasa seperti
ada yang mengawasi. Lantas, Julian langsung menelfon Daniel untuk meminta
bantuan kepada Daniel. Mereka bertemu di satu ruangan seperti apartmen dan
berisi relawan – relawan yang bekerja di WikiLeaks.
Julian membuka omongan lagi di depan
banyak orang layaknya pers konverens membicarakan tentang kasus penembakan yang
disebut “Pembunuhan Collateral” lalu, Jim, Sam dan Sarah tiga orang yang selalu
membicarakan terkait progress dari WikiLeaks. Pada saat sedang di kabin
pesawat, Julian dikirimkan pesan melalui fitur chatting oleh Daniel terkait perintah Julian untuk mempublish
sebuah berita tentang material yang sangat sensitif. Akhirnya Daniel dan
Brigitta mulai mencoba menemui Julian di stasiun tetapi Julian menolak untuk
bertemu di sana karena Julian di beritakan bahwasanya terlibat kasus terorisme.
Julian, Daniel dan Brigitta bertemu
dengan Nicks untuk membicarakan bahwasanya Julain sekarang sudah menjadi target
operasi. Di akhir pembicaraan, Julian membuatkan kode Log dan Julian akan
memadamkan Log perang serta mengirimkan Link dalam kurun waktu 24 jam. Untuk
kedua kalinya Daniel dan Julian mempunyai konflik perbedaan pendapat. Daniel,
Marcus dan Brigitta membicarakan tentang sebuah rencana yang diminta oleh
Daniel untuk tidak diketahui oleh Julian. Terpaan berita demi berita mulai
bertebaran bahwasanya gencar sekali dengan pembicaraan tentang WikiLeaks yang
di iming – iming mencuri informasi rahasia.
Singkat cerita, Sarah tiba – tiba
menelfon dr. Tarek dan membicarakan tentang pertemuan sebelumnya. Suatu ketika
dr. Tarek pergi ke kantor dan tiba – tiba masuk para pegawai – pegawai yang
tidak dikenal lalu seketika dr. Tarek pergi ke rumah untuk mengajak keluarganya
keluar dari rumah dan pindah ke tempat lain. Tapi apadaya hal tersebut justru
tidak kesampai-an. Justru dr. Tarek dan istrinya serta anaknya malah diculik
untuk menjalankan sebuah perintah dari Sarah untuk di bawa ke sebuah perbatasan
di Kairo, Mesir.
Singkat cerita, Marcus datang
menemui Daniel di tempat tinggalnya. Sementara, Julian sedang mengadakan sebuah
seminar dihadapan orang banyak terkait sebuah pembicaraan tentang WikiLeaks.
Marcus mencoba untuk membuka fikiran Daniel terkait WikiLeaks harus segera
diberhentikan bahwasanya ini merupakan sebuah tindakan hal yang sangat buruk.
Sempat Daniel ragu untuk melakukannya, tetapi pada akhirnya Daniel juga turut
melakukannya berdua dengan Marcus untuk menghentikan WikiLeaks dan menghapus
total semua dokumen yang ada di WikiLeaks. Pada saat selesai Julian berbicara
di depan umum, hal ini belum diketahui olehnya, lalu, hal ini diberitahukan
oleh Zuggy bahwasanya ada yang salah terkait platform dalam pengiriman. Julian
merasa terpukul ketika Julian tahu bahwasanya WikiLeaks di non aktifkan oleh
Daniel dan Marcus. Pada akhirnya Daniel bertemu dengan Nick membicarakan
terkait hal yang telah dilakukan oleh Julian bahwasanya Julian telah membuat
dunia berubah. Akhir cerita sebuah pernyataan berbagai macam pernyataan yang
dinyatakan oleh Julian terkait permasalahan yang baru saja dialami dan Julian
terkena kasus meniduri dua wanita di akhir cerita Julian akhirnya mengakui
kesalahan – kesalahan yang ia buat.
Tamat
-J
DAFTAR PUSTAKA
Comments
Post a Comment